MENEMUKAN TUHAN DILUAR RITUAL
Oleh : Budi Utomo. SH*
Aku termasuk orang yang ketika beribadah ritual hatiku justru sangat sering jalan-jalan, entah itu ke masa depan, masa lalu, ke kafe, ke kampung, dll. Ketika hatiku jalan-jalan saat salat misalnya, aku rasa sudah pasti aku tak menemukan Tuhan dalam salatku. Ya aku tetap salat sambil berharap menemukan-Nya di dalamnya. Tapi aku merasa harus lebih banyak latihan khusyuk lagi. Dan itu tidak gampang.
Tapi aku tidak putus asa. Meskipun aku sulit menemukan-Nya dalam ibadah ritual, aku masih bisa menemukan-Nya dalam ibadah sosial. Hatiku sering bergetar ketika membantu teman yang kesusahan (entah masalah ekonomi hingga percintaan), memberikan adikku uang untuk jajan di sekolahan, membuat orang tuaku tersenyum bangga karena melihat aku menjalani hidup dengan baik, dan sebagainya. Aku merasa bahagia jika melakukan itu semua. Perlahan kita bisa kok jadi hamba yang baik sesuai "porsi" kita masing-masing. Kita bisa membuat Tuhan tersenyum dengan membuat hamba-Nya tersenyum.
Tidak hanya di kehidupan pribadi. Aku merasa tersentuh misalnya ketika melihat seseorang yang selalu memperjuangkan hak rakyat kecil dan minoritas, atau Lionel Messi yang mendermakan banyak hartanya untuk anak-anak penderita kanker. Mereka melakukan itu tanpa pandang latar belakang agama, suku, ras, atau golongan. Aku merasakan Tuhan juga ada di sana.
Dari pengalaman pribadi itu aku merasa Tuhan tidaklah terkungkung dalam ritual yang sempit lebih-lebih di tempat ibadah. Dulu, aku sering merasa Tuhan hanya ada di tempat ibadah. Perasaan yang sangat tidak peka dan terkesan "mengkerdilkan" Tuhan. Fisikku salat tapi hati tidak benar-benar mengahadap Tuhan. Fisik puasa tapi setelah berbuka nafsu kembali liar. Zakat jalan tapi penindasan sosial-ekonomi-politik pada orang yang lemah tetap langgeng.
Tapi sekarang aku merasa, di mana ada kebaikan, di situlah Tuhan berada, entah kebaikan itu dilakukan oleh siapapun.
Berapa kali aku telah benar-benar menyembah-Nya? Entahlah.
*Adalah Sekretaris Darul Mubtadiin Foundation.
![]() |
| Gubuk Pesantren Darulmubtadiin |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar